TUGAS MANDIRI 03 : E-10 Nadya Soraya Balqist
Ringkasan Wawancara tentang Pandangan terhadap Identitas Nasional
Nadya Soraya Balqist E-10
Pendahuluan
Identitas nasional merupakan salah satu hal penting yang menjadi ciri khas dan jati diri suatu bangsa. Di tengah perkembangan zaman dan pengaruh budaya luar, penting bagi generasi muda untuk tetap memahami dan menjaga identitas nasional. Untuk mengetahui pandangan masyarakat terhadap identitas nasional, saya melakukan wawancara singkat dengan abang sepupu saya, Fauzan Syach Albani, yang sehari-hari menjadi Mahasiswa Aktif Semester 1 di Universitas Mercu Buana, Fakultas Ekonomi Bisnis. cukup aktif mengikuti perkembangan sosial di lingkungan sekitarnya.
Isi Wawancara
Saya memulai wawancara dengan menanyakan apa arti identitas nasional menurut Bang Fauzan, Ia menjelaskan bahwa identitas nasional adalah hal-hal yang membuat kita dikenal sebagai orang Indonesia. Contohnya seperti budaya, bahasa, bendera, lagu kebangsaan, dan berbagai simbol negara lainnya. Saat ditanya tentang pentingnya identitas nasional, Bang Fauzan menyatakan bahwa identitas nasional sangat penting karena menjadi alat pemersatu bangsa. Indonesia terdiri dari banyak suku, budaya, dan bahasa, namun identitas nasional yang membuat kita tetap satu. Dengan identitas tersebut, kita bisa hidup rukun meskipun berbeda-beda latar belakang
Menurut bang fauzan, identitas nasional tercermin dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti menggunakan bahasa Indonesia yang baik, menghargai perbedaan, mencintai produk lokal, mempelajari budaya daerah. Hal-hal kecil ini menunjukkan bahwa kita masih memegang dan menjaga jati diri sebagai orang Indonesia.
Tantangan terbesar dalam menjaga identitas nasional saat ini adalah pengaruh budaya asing yang tinggi, terutama lewat media sosial dan internet. Karena itu, perlu ada upaya untuk terus mengingatkan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini.
Menurut Bang Fauzan, generasi muda punya peran penting dalam memperkuat identitas nasional karena mereka penerus bangsa. Caranya bisa dimulai dari hal-hal sederhana seperti mempelajari budaya sendiri, menggunakan bahasa Indonesia dengan baik, mencintai produk lokal, serta menghargai perbedaan suku dan agama. Intinya, generasi muda harus bangga menjadi orang Indonesia dan aktif menjaga jati diri bangsa
Penutup
Melalui wawancara ini, saya memahami bahwa identitas nasional tidak hanya sekadar simbol, tapi juga rasa kebersamaan dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia. Pendapat Bang Fauzan mencerminkan bahwa masih ada kepedulian terhadap pentingnya identitas nasional. Dari wawancara yang saya lakukan bersama abang sepupu saya, saya jadi lebih memahami arti penting identitas nasional dalam kehidupan sehari-hari. Sebelumnya, saya mengira identitas nasional hanya soal simbol-simbol seperti bendera atau lagu kebangsaan.
Refleksi ini membuat saya ingin lebih aktif mengenal budaya Indonesia, tidak malu menunjukkan identitas sebagai orang Indonesia, dan berusaha melakukan hal-hal kecil yang bisa memperkuat rasa kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Comments
Post a Comment